Dunia desain grafis tak kunjung hentinya menunjukan eksistensi di dunia maya maupun nyata. Untuk tetap memegang eksistensinya, desain grafis sangat update dalam hal teknik maupun softwarenya demi mengikuti perkembanyak jaman.
Mungkin beberapa dari anda yang sudah banyak bergelut di dunia desain grafis sudah banyak mengetahui teknik yang akan saya bahas kali ini, mungkin juga ada yang belum. Nah maka dari itu, pada kesempatan kali ini Saya akan membahas mengenai macam-macam teknik desain grafis. Mari kita simak pembahasan dibawah ini.
1. WPAP (Wedha Pop Art Potrait)
WPAP adalah salah satu tehnik paling populer di indonesia, tehnik ini pertamakali dikenalkan oleh bpk weda abdul rasyid pada tahun 1990, dan beliau sekaligus ditunjuk sebagai bapak ilustrator indonesia. Ciri-ciri dalam pembuatan wpap ini bisa diketahui dari cara tracing tidak ada curva (garis lengkung) serta memadukan warna-warna yang dianggap ukuran gelap terangnya sama dengan gambar aslinya. Berikut ini beberapa contoh Wpap:
2. Scribble Art
Dari segi namanya scrible yang artinya tulisan ceker ayam, ya bisa ditebak karya atau desain yang dihasilkan adalah coretan yang hamburadul, meskipun begitu desain yang satu ini justru terlihat indah dengan menunjukan ketidakrapianya. Teknik scrible art biasa menggunakan pen tool sebagai alatnya dan seperti halnya wpap teknik ini juga memerlukan kejelian antara gelap dan terang. Berikut contoh dari scrible art.
3. Flat Design
Flat yang berarti datar, desain yang satu ini sekarang menunjukan eksistensinya didunia desian grafis, dengan gayanya yang simple flat desain banyak digunakan pada produc-produc terkenal. Ciri dari flat desain yakni menhilangkan segala effec seperti gradasi, bayangan, glossi dan lain-lain sehingga terjadi bentuk flat (datar) simple dan perpaduan warna yang enka untuk dipandang. berikut beberapa contoh flat desain.
4. Typography
Typografi merupakan seni memilih dan menata huruf atau jenis huruf sehingga menciptakan kesan tertentu. Typografi sangat penting didunia desain grafis karena dengan mengenal typografi seorang desainer mampu mengungkapkan hasil pemikiranya lewat sebuat text. Namun typografi tak hanya digunakan dengan fungsi penyampaian saja, tetapi juga ada yang menggunakan sebagai seni, berikut beberapa contoh seni typografi.
5. Vintage Design
Vintage design dilihat dari segi maknanya yaitu tahun tempo, seni ini menonjolkan desain zaman tempo dulu dan warna yang lebih kalem, dengan pemilihan font yang agak jadul. Namun dengan perkembangannya vintage desain ini lambat laun berubah mengikuti tren, pemilihan fonya pun tak sedikit yang menggunakan font modern. lebih jelasnya berikut gambar contoh vinyage design.
6. Vektor
Istilah vector sebenarnya adalah jenis gambar yang dihasilkan oleh software grafis seperti corelDraw, adobe ilustrator dlsb. namun istilah vector ini digunakan sebagai tehnik mengartunkan sebuah objek seperti wajah, benda, ataupun hewan. Lalu apa vixel itu? istilah vixel sebenarnya diambil dari kata vector tapi gambar yang dihasilkan berbasis bitmap pada umumnya dihasilkan oleh sebuah program seperti photoshop.
7. Low Poly
Low poly merupakan polygonal pada desain 3d yang menjadi beberapa poligonal kecil. Jika dilihat lebih detail low poly art ini kumpulan dari beberapa flat yang saling menyatu sehingga menghasilkan kesan benda yang dimaksud. Berikut adalah contohnya:
Pentingnya Desain Grafis Bagi Perusahaan
Semua bidang dalam kehidupan membutuhkan desain grafis. Manfaat desain grafis dapat kita rasakan secara nyata di kehidupan sehari-hari. Desain grafis sendiri sangat lekat dengan persepsi, pencitraan, dan juga komunikasi. Desain gafis memudahkan dalam bertukar informasi, membuat suatu informasi menjadi lebih menarik dan lebih nyaman secara visual. Karena itulah desain grafis menjadi salah satu bidang yang diminati oleh generasi muda saat ini. Yang diperlukan adalah kreativitas dan tentu saja ilmu-ilmu dasar untuk menggunakan aplikasi desain grafis. Berikut merupakan alas an mengapa kehadiran desain grafis sangat diperlukan bagi perusahaan.
Desain grafis dalam perusahaan memiliki andil untuk menciptakan branding perusahaan
Desain memang tidak diragukan lagi berperan penting dalam sebuah bisnis. Dalam sebuah campaign marketing, desain memberikan peran besar untuk menciptakan serta meningkatkan penjualan. Desain bisa hadir dalam berbagai bentuk seperti halnya design web, poster, brosur, flyer, banner dan masih banyak lainnya. Tidak sedikit orang yang tidak mementingkan desain sebagai salah satu strategi marketing terdepan. Padahal hal yang pertama kali dilihat oleh orang dalam mengenali produk mereka adalah desain produk itu sendiri, bukan?
Desain merupakan strategi marketing yang sangat efektif. Dimana desain mampu menggambarkan image yang dibangun pada sebuah produk atau perusahaan sehingga menarik customer. Rata-rata alasan orang membeli produk karena media promosi yang bagus terutama desain packagingnya atau branding dari produk itu sendiri. Dengan desain yang terencana dan tepat sasaran kepada target marketnya akan mampu meningkatkan penjualan.
Desain yang baik harus bisa menggambarkan apa yang ingin ditampilkan perusahaan pada desain tersebut. Desain tidak hanya mengatur tata letak tulisan dan gambar. Sebuah desain harus mampu menggambarkan tujuan yang ingin dicapai secara visual. Selain itu, desain juga harus dapat mengidentifikasikan perusahaan dengan menjadi ciri khas perusahaan yang nantinya akan membedakan perusahaan dengan kompetitornya yang biasa disebut branding.
Mempercepat proses pekerjaan dengan cara menyajikan suatu pekerjaan dalam bentuk grafis.
Seseorang dapat memberikan hasil karya dengan menyajikan presentasi pekerjaan berupa gambar, chart, atau sebuah tulisan dengan gaya desain yang bisa mewakili presentasi pekerjaan. Contohnya adalah proposal. Tidak perlu menyusun dalam format seperti laporan dengan banyak tulisan yang terkadang membuat orang malas untuk membacanya. Cukup poin-poin penting yang ingin disampaikan dan dibuat dalam bentuk desain yang menarik dan atraktif.
Menghemat Waktu
Kurang nya pengalaman dan pengetahuan para pebisnis di dalam hal desain membuat desain yang mereka buat tidak sesuai dengan selera pasar dan terlalu cepat dimakan oleh waktu. Sehingga dalam hitungan waktu yang singkat mereka harus kembali mendesain ulang logo, kartu nama, kop surat, website, dan lain sebagainya. Seorang desainer grafis yang profesional tahu apa yang harus mereka desain untuk bisnis. Mereka tahu bagaimana menyesuaikan desain dengan target pasar, dan tahu bagaimana membuat desain anda bertahan lama
Artikel dan penjelasan desain grafis murni di Indonesia
Desain grafis Murni berasal dari dua buah kata dalam satu kalimat yg berarti dari desain dan grafis. Kata desain berarti proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang. Sedangkan grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak.
Jika kita gabungkan dua kata tersebut, maka desain grafis Indonesia memiliki arti, sebagai kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang khusus atau sangat berguna dalam bidang gambar.
Pada awalnya, Desain Grafis Murni diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majazlah, dan brosur. Kemudian, sejalan dengan perkembangan zaman maka desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kita disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.
Desain Grafis Murni mempunyai unsur yang mendasar dan disiplin desain lainnya.. Unsur-unsur tersebut, antara lain shape/bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna sehingga membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip dasar desain visual, meliputi keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi (proportion) dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.
Desain grafis tidak akan lepas dari sejumlah peralatan yang menjadi modal utama seorang desainer grafis, antara lain ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.
Pada tahun 1980, menjadi tonggak sejarah keberadaan/munculnya desktop publishing yang menjadi titik tolak pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis, salah satu contohnya, teknik/trik manipulasi image dengan computer dan penciptaan image 3D. Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya dengan tangan atau komputer.
Sedemikian dahsyatnya keberadaan desain grafis maka dapat dilihat dari produk-produk desain grafis yang selalu menghiasi dalam kehidupan kita sehari-hari, antara lain.
Dokumen yang bersifat persuasif (iklan, undangan, permohonan undangan, poster, selebaran, prospectus, dan brosur).
Dokumen yang menunjukkan identitas (kartu nama, sertifikat dan ijazah, serta label dan tag).
Dokumen yang memberikan informasi (brosur, rencana pengajaran, proposal, jadwal, daftar produk, program, lembaran kerja, dan laporan).
Publikasi berkala dan tidak (newsletter, majalah, laporan penelitian, jurnal, bulletin, tabloid, koran dinding, dan pengumuman).
Dokumen yang menghendaki jawaban (daftar isian riwayat hidup, formulir, lembar soal, kuesioner, dan lembar isian).
Dokumen yang memberikan referensi ( kalender, direktori, buku telepon, daftar barang, adwal, dan buku alamat).
Dokumen yang menunjukkan suatu proses (kurikulum, manual kerja, manual latihan, prosedur latihan, petunjuk, dan resep masakan).
ARTIKEL DESIGN GRAFIS
Untuk menjadi seorang desainer maka sangat dibutuhkan adanya pemahaman mengenai desain grafis untuk mengetahi atau memahami pola berfikir dan tujuan pada ilmu Desai Grafis itu sendiri. Saat ini pada perkembangannya desain grafis telah dipercayai untuk sebuah karya seni rupa teknologi dimana desain grafis ini mempunyai dampak komprehensif untuk masyarakat. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Karena dengan adanya desai grafis maka dapat menginformasikan produk yang baru kepada audiens, maka desain grafis mempunyai daya tarik tersendiri kepada customer agar membeli atau menggunakan barang atau jasa yang telah ditawarkan. Dia pun cerdas dalam menarik perhatian masyarakat untuk berfikir akan suatu hal yang dimana hal tersebut tidak akan terpikirkan. Maka saat kita telah mengenal dan mempelajari desain grafis akan terjadi seolah olah sebagai pembawa kabar bahagia kepada beberapa masyarakat dalam bentuk komunikasii visual segala bidang kehidupan manusia baik untuk target komersial atau pun tujuan sosial.
Desain Grafis memiliki pengertian yaitu suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Pada desain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis pun dapat diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain). Untuk seni desain grafis lingkupannya mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.
Pada batasan media desain grafis awalnya hanya diterapkan untuk media-media statis, contohnya buku, majalah atau brosur. Tetapi sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang dapat kita sering dengar sebagai desain interaktif atau desain multimedia. Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.
Selanjutnya untuk unsur pada desai grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual.
Prinsip-prinsip desain grafis :
Keseimbangan(balance)
Ritme(rhythm)
Tekanan(emphasis)
Proporsi(proportion)
Kesatuan(unity)
Aspek struktural komposisi luas
Disini untuk peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual. Sehingga sesuai denganberjalannya waktu telah terjadi perubahan dimana seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.
Proses yang harus dilalui dari awal hingga akhir merupakan proses disain grafis memiliki 5 proses :
Pengumpulan ide ide
Visualisasi bentuk
Pembuatan design
Kritik
Publish
Desain komunikasi visual berhubungan dengan desai grafis tetapi untuk desai komunikasi visual sering di identikkan dengan tukang print atau reklame, lalu apa yang akan terjadi? Isu tersebut berakibat banyak orang yang memandang sebelah mata pada dunia desain, memang tidak salah tetapi tidak juga benar karena iklan hanyalah sarana yang dihasilkan oleh desain komunikasi visual. Pada seni yang dapat menyampaikan pesan (art of communication) dengan menggunakan bahasa rupa (visual language) yang disampaikan melalui media berupa desain yang bertujuan menginformasikan, mempengaruhi, hingga mengubah perilaku target audience dengan adanya tujuan yang diwujudkan ini merupakan pengertian dari Desain Komunikasi Visual.
Desain komunikasi visual memiliki 3 fungsi, yaitu :
Sebagai sarana identifikasi : Bertujuan menunjukkan identitas seseorang atau pun suatu barang
Sebagai sarana intruksi dan informasi : Bertujuan untuk menunjukkan hubungan antara suatu hal dengan yang lain
Sebagai sarana promosi dan presentasi : Bertujuan menyampaikan pesan/pendapat secara visual
Desain komunikasi visual memiliki 6 unsur, yaitu :
Warna (unsur terpenting)
Format (mendefinisikan besar kecilnya objek)
Tekstur (tampilan permukaan benda)
Ruang (jarak bentuk satu dengan yang lainnya)
Garis (menghubungkan satu titik dengan titik lainnya)
Bentuk (hal yang mrmiliki diameter tinggi dan lebar)
Perbedaan DKV dan Desain grafis terletak pada bagian hasilnya, dimana jika DKV hasilnya dapat 3D dan desain grafis hasilnya 2D. Agar lebih jelas maka saya akan memberi inti dari pengertian diatas. Pada Desain Komunikasi Visual merupakan ilmu yang dipelajarinya yaitu pada konsep komunikasi yang melalui visual secara kreativ, tetapi jika desain grafis merupakan ilmu untuk merancang titik dan garis menjadi bentuk tujuan percetakan secara kreativ. Jadi telah jelas bahwa desain komunikasi visual itu lebih luas dengan hasil poster, pamplet, komik, 3D, animasi, video dan ilmu periklanan, sedangkan untuk desain grafis masih merupakan cangkupan pada DKV yang hasilnya dicetak seperti poster, pamplet dan komik.
Artikel By : www.vallet.id Kaligrafi Asal Usul Kaligrafi Dalam seni rupa Islam, tulisan arab seringkali dibuat kaligrafi. Biasanya isinya disadur ayat-ayat Al-Quran. Bentuknya bermacam-macam, tidak selalu pena di atas kertas, tetapi seringkali juga ditatahkan di atas logam atau kulit. Salah satu bentuk penerapan kaligrafi Islam sebagai seni hias adalah di Istana Al Hamra, Spanyol. Jenis jenis Kaligrafi Islam dibedakan berdasarkan bentuk huruf dan fungsi tulisan tersebut. Tulisan untuk dokumen dokumen resmi misalnya, menggunakan jenis jenis kaligrafi tertentu yang berbeda dengan tulisan tulisan kaligrafi untuk hiasan dan sampul sampul buku. Para tokoh kaligrafi, sejak abad ke-3 H / 9 M telah mengembangkan beragam jenis tulisan dan memberikan nama nama tertentu untuk membedakannya dengan yang lain. Maka banyaklah sebutan sebutan untuk jenis jenis kaligrafi. Sebutan sebutan itu cukup membingungkan karena satu jenis tulisan kaligrafi disebut dengan nama nama yang berma...
Artikel By : www.vallet.id HaloDoc adalah suatu trobosan yang memanfaatkan teknologi terkini yang menawarkan kemudahan dan mempersingkat wkatu untuk mengakses kesehatan pada saat pengguna membutuhkan pertolongan dokter. Adalah HaloDoc, sebuah teknologi aplikasi kesehatan terpadu yang memfasilitasi interaksi antara dokter dengan pasien . Tujuan dari HaloDoc ini menyederhanakan akses kesehatan. Pasien bisa dengan mudah berhubungan dengan dokter lewat gawai. Aplikasi ini juga terkoneksi dengan ApotekAntar dan juga laboratorium. Bukan hanya itu, terkoneksi pula dengan aplikas lab, dimana memudahkan pengguna untuk memsan jasa laboratory test dari laboratorium resmi yang dapat dilaksanakan dimana saja. Ekosistem HaloDoc dirancang untuk memfasilitasi kemudahan masyarakat dan mempersingkat akses pelayanan kesehatan. HaloDoc juga memiliki fitur yang memungkinkan pengguna dapat berkomunikasi deng...
Artikel By : www.vallet.id Prestasi dan pencapaian membutuhkan perjuangan tanpa henti dan kemauan untuk mengikuti proses. Orang-orang sukses dan berhasil pasti menghadapi banyak kesalahan selama perjalanan menempuh tujuan dan senantiasa menghadapi tantangan yang ada di depan mata. Mereka akan terus berjuang, bekerja keras, dan memiliki keyakinan bahwa mereka bisa mencapai impian yang diinginkan. Terapkan 4 kiat di bawah ini untuk meraih prestasi dan mencapai tujuan Anda dengan mudah hingga berhasil. 4 Kiat untuk Meraih Prestasi dan Mencapai Tujuan Anda 1Jangan Menjadikan Keterbatasan Sebagai Penghalang Keterbatasan menjadi salah satu penyebab mengapa banyak usaha yang dilakukan gagal untuk meraih kesuksesan. Keterbatasan yang dimiliki memberikan Anda keyakinan yang negatif tentang diri sendiri dan merasa tujuan terlalu sulit untuk bisa tercapai. Jangan pernah menjadikan batasan sebagai alasan untuk menyerah pada impian jika Anda ingin meraih peresta...
Comments
Post a Comment